FAQ

  1. What is Frozen Food?

    Frozen food atau makanan beku adalah bahan pangan maupun produk makanan yang disimpan dengan proses pembekuan supaya makanan tersebut lebih tahan lama dan kualitas tetap terjaga.

  2. Apakah produk Bernardi dijamin HALAL ?

    Ya, dijamin halal karena telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan diaudit oleh MUI secara periodik.

  3. Amankah proses produksinya ?

    Aman karena mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan bahan, proses produksi dan penyimpanan produk dilakukan dengan penerapan GMP dan HACCP untuk menghasilkan produk yang aman dan berkualitas (Food Safety and Food Quality).

  4. Amankah produk-produk frozen apabila dikonsumsi setiap hari ?

    Selama cara penyimpanan dan cara penyajiannya benar, kualitas bahan dan produknya baik maka aman untuk dikonsumsi, dan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah secukupnya karenasesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

  5. Seberapa besarkah jaminan mutunya ?

    Kami tidak ingin merugikan konsumen, produk kami terdaftar di BPOM RI, Majelis Ulama Indonesia dan Vetenary sehingga kami selalu dalam pengawasan instansi yang berwenang.

  6. Apakah produk-produknya dibuat dari bahan-bahan yang berkualitas?

    Ya, semua bahan yang digunakan berkualitas dan terseleksi untuk menghasilkan kualitasproduk yang baik.

  7. Apakah produknya bisa disimpan frozen?

    Ya bisa, semua produk Bernardi daging olah dapat disimpan frozen (beku).

  8. Mengapa produk rusak sebelum tanggal kadaluarsa?

    Produk bisa rusak sesbelum tanggal kadaluarsa karena penyimpanan tidak sesuai dengan petunjuk penyimpanan atau kemasannya robek.

  9. Mengapa harga sosis Bernardi kok mahal?

    Karena bahan yang digunakan berkualitas dan kandungan dagingnya banyak.

  10. Sosis Bernardi exp-nya kok lama. Apa tidak banyak pengawetnya?

    Karena sosis tersebut disimpan frozen (beku) dan bahan tambahan yang digunakan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh BPOM RI (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Republik Indonesia.

  11. Mengapa sosis Bernardi sekarang tidak berwarna merah?

    Bernardi sosis sapi hanya casing / selongsongnya yang berubah tetapi rasa dan kualitas tidak berubah, karena pabrik casing tidak dapat menyediakan casing merah secara normal sehingga diganti casing clear/transparan

  12. Mengapa sosis Bernardi kalau digoreng bisa pecah?

    Sosis yang menggunakan casing (selongsong) seperti  Sosis sapi, Beef Frank, Beef Hotdog, Sosis Ayam kalau digoreng terkadang bisa pecah. Karena tidak sering dibolak-balik dan harus menggunakan api kecil – sedang dengan sedikit minyak dan sering dibolak-balik.

  13. Mengapa sosis terkadang keriput?

    Sosis keriput disebabkan sosis yang dibeli di display pada suhu chilled (tidak beku) lalu disimpan dalam kondisi frozen oleh customer tetapi pembekuannya lambat sehingga sosis menjadi keriput.

  14. Apakah casingnya bisa dimakan?

    Casing yang digunakan ada 2 macam yaitu collagen dan cellulose. Casing cellulose tidak dapat dimakan sedangkan casing collagen dapat dimakan bersamaan dengan sosis tanpa dikupas.

    Untuk mengetahui apakah casing bisa dimakan atau tidak, maka perhatikan tulisan “Kupas Sebelum Dimasak” pada kemasan.

  15. Apakah sosis bernardi pakai pewarna?

    Sosis Sapi, Beef Hotdog, Beef Frank tidak menggunakan pewarna. Sedangkan untuk sosis yang lain menggunakan pewarna makanan (food grade) dan aman untuk dikonsumsi.

  16. Kenapa produk-produk sosis bagian ujung sering keluar cairan putih?

    Sosis yang keluar cairan putih menandakan adanya penurunan mutu produk akibat penyimpanan yang kurang dingin sehingga mikroba berkembang lebih cepat dan mempercepat kerusakan sosis.

  17. Mengapa expired produk kaleng bernardi lama ?

    Produk kaleng Bernardi diproses dengan cara aseptic (steril) dan hermetic (kedap udara) dengan proses sterilisasi pada suhu tinggi untuk membunuh bakteri dan spora bakteri pathogen sehingga produk dapat bertahan lama pada suhu ruang.


  1. Apa perbedaan Bernardi Sosis Sapi Goreng dan Bernardi Delicious Sosis Sapi Goreng?

    Perbedaan terdapat pada formula dimana kandungan daging pada BERNARDI SOSIS SAP lebih banyak dan tekstur lebih kenyal.

  2. Apa perbedaan Hotdog Sapi dan Sosis Sapi?

    Hotdog dibuat sesuai dengan ukuran roti hotdog, sedangkan sosis lebih serba guna untuk berbagai masakan.

  3. Apakah perbedaan Sosis Sapi, Beef Hotdog dan Beef Frank?

    Perbedaannya terletak pada rempah-rempah dan bumbu serta ukuran sosis. Khusus untuk Beef Frank menggunakan spice Frankfurter (rasa sosis yang terkenal dari kota Frankfurt Jerman). Hotdog ukuran disesuaikan dengan Roti Hotdog. Untuk sosis sapi menggunakan spice dan bumbu original  sehingga dapat dipakai untuk berbagai macam masakan (serbaguna)